Travel

Explore Jakarta “Taman Mini Indonesia Indah Part I” Hiburan rakyat yang cukup “menguras dompet”, tapi seru

Masih teringat dengan artikel yang menyatakan “hiburan rakyat yang tidak merakyat”, jujur saja bagi yang mau kesini diwajibkan untuk membawa dengan jumlah banyak, ketika ingin naik ke beberapa wahana. Setiap wahana yang ditawarkan akan dikenakan tarif masuk yang dapat dikatakan cukup mahal, kecuali wahana jenis museum.

Sabtu, 22 Oktober 2016, aku dan empat orang temanku sudah merencanakan hal ini dari beberapa minggu yang lalu dan beruntungnya terlaksana pada Oktober minggu ke-3. Perjalanan kami dimulai dari Tebet, Jakarta Selatan menuju ke Jakarta Timur menggunakan mobil Avanza. Bagi kalian yang ingin naik transportasi umum bisa menggunakan bus transjakarta atau KRL, biayanya Rp 3.500 ke rute mana saja, sekali tap pakai kartu. Kalau tidak salah ada jalur baru untuk turun langsung ke TMII, tapi aku kurang tahu juga sih, hehehe.

Awalnya kita berlima mengumpulkan uang 100ribu per orang. Dengan harapan kita bisa bermain-main sepuasnya di TMII ~~. Masuk ke loket pembayaran pertama, perorang dikenakan biaya masuk Rp 10.000 (hanya pintu masuk saja) dan 1 mobil Rp 10.000 juga.

Selanjutnya kita berkeliling-keliling melihat keindahan taman buatan ini. TMII merupakan salah satu tempat wisata terfavorit jika berkunjung di Jakarta. Kita sudah memiliki daftar rencana akan kemana saja dalam satu hari; kereta gantungan/gondola/skylift dan anjungan. Sempat kita berpikir ingin ke wahana Petualangan Dinosaurus tapi terlalu mahal, masuk di taman Legenda Keong Mas saja sudah Rp 25.000 belum lagi masuk ke tempat Petualangan Dinosaurus yang merogok biaya Rp 30.000. jadi kalau ditotal RP 55.000. Akhirnya niat tersebut kami batalkan.

Sepanjang perjalanan, kami hanya berpikir kalau yang akan kami masuki adalah museum-museum saja, karena harga yang low cost, hehehe. Oh iya, sebelumnya kami googling dulu harga-harga tiket masuk setiap wahananya agar kami tidak shock ketika di loket pembayarannya nantinya, dapat dilihat di Tiket Taman Mini

Di perjalanan, kami menjumpai robot-robotan Star Wars. Di dalamnya terdapat orang yang berdiri sepanjang hari, alhasil membuat kami tertarik untuk berfoto-foto dengannya semacam cosplay begitu, hahaha. Pertanyaan yang kami lontarkan kepada orang di dalam robot tersebut cukup lucu kalau dipikir, “bapak engga capek? Kalau capek duduk dulu pak”. Orangnya cuma menggelengkan kepala saja. Wajar saja tidak capek karena itu pekerjaannya sehari-hari. Robot-robotan tersebut ada di depan wahana baru SKYWORLD (katanya).

Kami tertarik untuk melihat-lihat saja. Sungguh awalnya kami hanya berniat untuk melihat di depan saja tidak masuk kedalamnya karena harga masuknya terbilang lumayan mahal Rp 60.000, tetapi ada bapak-bapak tua yang menjelaskan dunia astronomi, kita bisa melihat planet, bintang, secara langsung lewat wahana ini. Well, pikiranku langsung membayangkan planetariumnya Petualangan Sherina (Boscha), itu membuat kami tertarik ditambah di antara kami belum pernah melihat keindahan di luar planet bumi.

Kami berlima beli tiket dan langsung masuk. Di awal, kami langsung ditawari beberapa teleskop-teleskop yang menarik pengunjung untuk dilihat-lihat. Banyak miniatur-miniatur tentang ruang angkasa. Seperti ini:

IMG_20161022_111344_HDR

Miniatur Roket Ke Luar Angkasa
IMG_20161022_103250_HDR

Telescop di Skyworld
IMG_20161022_103432_HDR

Tentang Galaxy Tata Surya
C360_2016-12-29-18-44-40-695

Narsis didepan miniatur roket

Selanjutnya ada pertunjukkan digital planetarium. Di mana kami masuk di ruangan lumayan besar, menampung sekitar 20-30 orang untuk melihat pemandangan di luar angkasa secara nyata dan real time selama kurang lebih 15-20 menit. Satu kata yang kami lontarkan adalah “kereennn”. Kami bisa melihat pemandangan luar angkasa, sejarah rasi bintang-bintang yang menjadi zodiak. Dulunya rasi bintang inilah petunjuk arah untuk para nelayan zaman nenek moyang. Tentang rotasi bumi, bulan, dan keajaiban lainnya yang tidak bisa dijelaskan satu persatu. Semuanya diterangkan oleh pemandu dan kita hanya mendengar dan melihatnya saja.

Nonton pemandangan luar angkasa selesai, selanjutnya kita berjalan-jalan ke space action photo booth, ada space dan pemandangan yang emang sengaja buat foto-foto sih dan mengasyikkannya kita bisa memakai pakaian ala-ala astronot ~~ terus foto-foto di Bulan, di Mars, dan booth-booth mengagumkan lainnya.

IMG_20161022_113125

Narsis pakai baju NASA
IMG_20161022_113302
Salaman dulu sebelum meluncur ke bulan
IMG_20161022_113934

Tim NASA pergi ke bulan
IMG_20161022_113346

Ciwi-ciwi astronot
C360_2016-12-29-07-41-19-136

Ganti Planet lainnya
C360_2016-10-22-20-40-12-944

Foto Kekinian *hahahaha*

Lanjut, kami nonton 5D. Sejujurnya, aku agak kecewa sih karena aku penggemar 3D dan 4D dan juga yang aku bayangkan 5D nya keluar angkasa. Secara gitu loh, temanya kan luar angkasa yaaa. Eh nyatanya naik rollercoster -_- (terlalu mainstream), udah gitu tempatnya kecil dan semprotan airnya tidak merata pula.

Selesai nonton 5D, kita main-main puter-puteran, ayunan, jungkat jungkit semacam anak TK dan SD, fix masa kecil kurang bahagia deh, aahahahah.

C360_2016-12-29-07-38-36-434
Masa kecil kurang bahagia

Perjalanan di luar angkasa di Skyworld sudah selesai. Tempatnya sendiri tidak seluas yang aku bayangkan awalnya (ya itu-itu saja) dan harganya pun menurutku kurang sesuai dengan wahana atau fasilitas yang disuguhkan. Menurutku Skyworld ini cocok untuk anak-anak banget, hehehe.

Lanjut ke part 2 di wahana anjungan dan gondola/skylift.

One thought on “Explore Jakarta “Taman Mini Indonesia Indah Part I” Hiburan rakyat yang cukup “menguras dompet”, tapi seru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *