Cerita

(Lelaki itu) Aku Lelaki yang ingin bercerita

Cerita Ketiga (Lelaki Itu)

Jam berdentang menunjukkan pukul 12:00
Tak kukenal siapapun diarahku
Tepat dipintu dia melihatku dengan senyum merona
Membenarkan semua perasaanku yang sedang kacau dan bimbang

Dia sungguh manis dan menyejukkan hati
Tertawanya, riangnya, dan senyumnya
Semuanya aku menyukai itu
Iya aku menyukainya

Apakah bisa menyukai dua orang berbeda dalam waktu yang sama?
Dan apakah mungkin kamu yang aku sayangi sejak dulu berubah perasaanku kepadamu
Karena bagiku kamu tak terganti dan bagiku dia tetap menghangatkan hati

Kamu nan jauh disana
Tak seharusnya aku seperti ini.
Tapi apalah daya jika aku ingin bercerita tapi tak sedikitpun kau ingin membahasnya.
Kita tak bisa bertatap muka tapi sedikitpun suaramu berisik setiap harinya

Ada dia yang dekat disini
dia selalu perhatian kepadaku
mengingatkanku dari hal-hal yang kecil yang kaupun tak tahu keadaanku sekarang

Sungguh egokah aku
Untuk menyandingkan dirimu dan dirinya.
Bahkan untuk berkata diantara keduanya
Aku tak sanggup

Antara aku dan kamu, kita sudah saling percaya
Tapi apalah daya ketika percayamu kusia-siakan

Sungguh aku tak berniat untuk menggandakan hati ini
tapi aku juga tak bisa meninggalkan dia yang selalu memperhatikanku dan membuatku tersenyum disini

Untuk sekarang ini aku tak bisa menjawab bagaimana jalan mengarahkan aku, kamu, dan dia
Apakah salah satu diantaranya harus ada mengalah untuk mengatakan selamat tinggal?
Ku harap itu tak terjadi kepada kamu yang mendampingku saat aku sedih, menderita, dan frustasi dan setia bersamaku meskipun aku mencoba berbaik hati dengan wanita lain

Dan ku harap bukan dia yang selalu mengajakku tertawa, bahagia, menghilangkan suntuk, dan wanita yang aku inginkan saat ini

Aku cuma berharap semoga suatu hari nanti akan ada seseorang, entah itu untukmu atau untuknya yang menggantikan aku.
Sungguh aku tahu hal ini egois.
Tapi aku bimbang dan saat ini.

Aku menyayangimu dan aku menyukainya.
Salah satu diantara kalian akan aku sakiti, maafkan aku.

Cerita Sebelumnya:

Cerita Pertama (Aku)
Cerita Kedua (Orang ketiga)

2 thoughts on “(Lelaki itu) Aku Lelaki yang ingin bercerita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *