Beauty

Review Facial & Konsultasi di Skin Care Marlene W Donovan

Review Pengalaman Facial & Konsultasi di Skin Care Marlene W Donovan. Marlene W Donovan Skin merupakan salah satu klinik kecantikan berlokasi di Jakarta, memiliki dua cabang beralamatkan:

  • Cabang Tanah abang: Jl Tanah Abang II No.106, RT.9/RW.3, Cideng, Gambir, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10150 No HP 085773352873
  • Cabang manga besar: Jl. Mangga Besar Raya No. 80 D Jakarta Pusat No HP 083872800028
    (Kalian bisa by Whatsapp untuk tanya-tanya)

Jam Buka:

Senin-Sabtu 09.30-19:30

Pengalaman

Sebelumnya saya tidak pernah mendengar Skin care Marlene w Donovan dan tidak ada niatan mau ke klinik kecantikan yang ada di Jakarta. Secara sampai saat ini saya masih memakai larissa (baca: review larissa). Tapi karena tawaran fave yang menggiurkan untuk pembelian paket facial seharga Rp. 80.000, alhasil saya membeli paket facial tersebut. Untuk harga asli facial

List_Harga_Facial_ig_Marlene_W_Donovan
Harga facial di Marlene (didapatkan dari ig Marlene W Donovan Skin @marleneclinic)

Sekitar seminggu sebelum kesana, saya menelpon untuk reservasi kedatangan facial di cabang Tanah abang. Agak susah juga menemukan jadwal yang cocok karena pengerjaan facial estimasinya sekitar 2 jam dan untuk konsultasi estimasi 1 jam (what?? Konsultasi apa ini lama kali). Ditotal jadi 3 jam yang harus saya luangkan, dan waktu selama itu hanya bisa ketika weekend.

H-1 sebelum kedatangan, pihak Marlene sudah chat melalui whatsapp untuk menanyakan kehadiran besok. Dari pertanyaan sederhana ini terlihat kalau pegawai disana menghargai customernya.

Pintu_Masuk_Marlene_W_Donovan
Pintu Masuk di Marlene W Donovan Tanah Abang
Ruang_Lobi_Marlene_W_Donovan
Ruang lobi di Marlene W Donovan
Tempat_registrasi_Marlene_W_Donovan
Tempat Registrasi Marlene W Donovan

Tepat di Hari H tanggal 04 November 2017 jam setengah 2. Saya melakukan pendaftaran kembali dengan menunjukkan kupon voucher. Beberapa penawaran lainnya juga diajukan (semacam up salling dan cross selling), seperti “Apakah mau upgrade facial cube dengan membayar tambahan Rp. 35.000”, Sayapun menjawab “tidak perlu”. Kemudian ditanya lainnya “Apakah saya mau menjadi member dengan membayar Rp. 35.000”. Saya malah bertanya kembali “Apakah itu suatu keharusan untuk menjadi member?”, dan dari mbak reservasinya menjawab “iya terserah mbaknya”. Saya menjawab enggak usah lagi.
Lorong antara ruang konsultasi dan ruang facial

Lorong_Marlene_W_Donovan
Lorong antara ruang konsultasi dan ruang facial
Ruang_Toilet_Marlene_W_Donovan
Kamar Mandi Marlene W Donovan

Karena paket facialku ini sekaligus konsultasi, alhasil saya konsultasi terlebih dahulu. Jujur saya lupa nama dokternya, ingatpun tidak akan saya tuliskan haha. Sepengamatanku disini hanya ada satu dokter laki-laki dan empat pegawai perempuan dan semua tidak berjilbab.

Pada saat diruang konsultasi, saya tidak sendirian tetapi ditemani dua mbak pegawai sana. Ketika melihat dokternya, saya memiliki firasat aneh. Pertanyaan standar pertama adalah “kenapa kesini, mengapa konsultasi, apa yang kamu inginkan?”, bagi saya pertanyaan tersebut agak sulit karena niatannya mau facial dan ya pengen konsultasi seperti biasanyalah. Percakapan antara saya dan dokter seakan-akan dokter sedang mengintrograsi saya, mana dimintain untuk menunjukkan cream yang saya pakai (waktu reservasi saya disuruh membawa cream yang saya pakai). Dari semua pertanyaan, pertanyaan yang menjebak adalah “ini cream untuk apa” dan saya hanya menjawab “iya cream pagi sama cream malam”, kemudian dibalas dokternya “lah yaa untuk apa?”. Saya sempat mikir keras karena enggak pernah tanya di dokter larissa guna dari cream tersebut? (lain kali ya guys, tanya sejelas-jelaskan kalau dikasih apa-apa jangan seperti saya). Saya hanya menjawab efek dari pemakaian cream tersebut, membuat tidak kusam dan tidak berjerawat.

Ekspektasi dokter disini seperti dokter yang udah expert. Jadi tanpa saya bilang masalahnya, udah tau dokternya. Kemudian untuk membantu diagnosanya ada alat-alat canggih gitu untuk scan kulit wajah. Jadi tahu kulit saya cenderung normal atau kering atau kering banget. Akan tetapi realitanya lebih ke penjualan produk, malah di sodorin cream-creamnya, disuruh cobain satu-satu.

Saya sempat berfikir mengapa sebelumnya mbak-mbak resepsionis itu udah kayak ngasih warning, apakah saya beneran pengen konsultasi?, karena setiap kali kamu konsultasi pada akhirnya akan membeli produk. Terlebih mbak resepsionisnya udah tahu kalau saya sudah tiga tahun di larissa dan bakal enggak semudah itu untuk move on ke klinik lain (#ceilah).

Sejujurnya dokternya baik, enak kok kalau kamu udah tahu kebutuhan dan niatanmu itu ngapain konsul. Dan memang berniat untuk membeli produk disana (Beneran deh baik, karena saya ditawari makan bakso gratis sama dokternya.) Contoh keinginan kamu; kamu ingin lebih putih, atau tidak berjerawat, atau lebih glowing, dan lainnya. Karena disini menjual semua produk dari atas sampai bawah (dari rambut, lipstick, badan, dan lainnya).

Harga_Produk_Marlene_W_Donovan
Price list beberapa produk Marlene W Donovan. Product eye cream (300Ribu)

Selesai dibuatkan resep yang buanyaak, seperti gambar dibawah ini. Disini saya mulai galau dan bertanya berkali-kali kepada mbak-mbak pegawai disana “Saya tidak harus membeli semua produk ini kan?”, Dan dijawab sama mbaknya “Beli aja yang kamu butuhin aja”.

Ruang_peralatan_facial_2_Marlene_W_Donovan
Ruang peralatan facial di Marlene W Donovan
Ruang_facial_Marlene_W_Donovan
Ruang Facial di Marlene W Donovan
Ruang_peralatan_facial_Marlene_W_Donovan
Ruang Peralatan Facial di Marlene W Donovan (foto dari kanan)

Selesai konsul selama satu jam (lama yaa -_-), lanjut ke facial. Customer yang sedang facial pada jam segitu sepertinya hanya saya saja. Karena memang resources untuk facial tidak banyak. Sehingga kalau mau facial, lebih baik reservasi dahulu. Hal ini juga membuat saya serasa pelanggan eksklusif.

Seperti facial-facial lainnya. Awalnya dibersihkan terlebih dahulu, dikasih something gitu deh. Kemudian diuapin, terus dipencet-pencet komedonya. Masya Allah sakit emakk, saya baru kali ini merasakan kesakitan luar biasa karena mbaknya detail banget untuk membersihkan komedo dibandingkan facial-facial yang pernah saya lakukan. Mbaknya sampai tahu kalau ada komedo yang menjadi bulu, gara-gara terlalu lamanya tidak terurus (jijik banget kan). Dicabutin deh bulu-bulu komedo dan bulu-bulu liar. Selanjutnya ditempel-tempelin air dingin diwajah untuk menutup pori-pori. Kemudian ditanyain enggak berjerawatkan? Karena mau di massage wajahnya. Massage enak, lama banget. Selesai itu dikasih masker selama 10 menit. Terakhir wajah dibilas dan diberikan sunblock. Oh iya, pas facial mbaknya tanya lagi, “Beneran enggak mau bakso mbak?” dan saya jawab sama seperti sebelumnya “enggak usah mbak”.

Facial berakhir, selanjutnya pembelian produk (jika membeli). Alhasil saya membeli produknya juga karena gimana gitu kalau enggak beli (konsul sejam, mbaknya sudah list harga produk). Disini saya hanya membeli sunblock, dan tanya produk eye cream. Ditengah-tengah pembelian produk mbaknya nawarin bakso lagi untuk yang ketiga kalinya (ketika di dokter, facial, dan pembelian produk).

Promo_pembelian_produk_Marlene_W_Donovan
Promo pembelian produk Marlene W Donovan

Sebelumnya pas facial memang saya tanya dalam rangka apa memberikan bakso ke customer “emangnya jualan bakso mbak?”. Dijawab “Belum yang disini, tapi yang di Mangga besar sedang proses pembukaan cafe. Dan bakso ini memang lagi buat hari ini, jadi ditawarin ke semua pelanggan”. Karena penawaran bakso ini sudah ketiga kalinya, akhirnya saya jawab mau.
Selagi menunggu bakso, saya sholat dan kemudian lanjut bayar sunblock seharga 85ribu. Aslinya sedikit enggak enak karena dikasih bakso belinya cuma sunblock doank hahaha, yang lainnya loh belinya banyak. Tapi mau gimana lagi :(.

Kalau penilaian subyektif dari saya, untuk pelayanannya excellent. Mbak-mbaknya baik dan sabar terutama sama customer ngeselin seperti saya. Repeat untuk facial akan tetapi tidak pakai konsultasi. Tapi saya kurang suka kalau dokternya (yang laki-laki itu) ke ruangan facial (karena saya tidak pakai jilbab pas facial).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *