Beauty

Review Skin Care Larissa

Kali ini saya akan membahas skin care larissa, sedikit out of the topic dari review-review sebelumnya ya hehehe.

Larisa adalah skin care pertama kalinya yang saya pakai sejak oktober tahun 2014 sampai sekarang. Saya belum pindah karena takut degan resiko wajah tambah rusak dan mahal. Menurutku jika kamu mencari perawatan yang membuatmu putih, kinclong, mulus, larisa bukanlah jawabannya. Yang saya tau memang kandungannya tidak seberapa berefek, jadi selama ini saya hanya mempertahankan agar jerawat tidak bermunculan.

Kulit saya tergolong kering, sehingga waktu pertama kali disana saya diberikan facial wash yang rejuvenation, krim pagi no 1, krim malam no 2. Biasanya dikasih paket sih tapi saya tidak membeli paketannya. Isi paket terdiri dari:

  1. cream malam = Rp. 55.000
  2. cream pagi = Rp. 55.000
  3. face tonic = Rp. 17.000
  4. facial foam = Rp. 18.000
  5. milk cleanser = Rp. 20.000
  6. acne lotion = Rp. 27.000 (untuk berjerawat)
  7. face powder = Rp. 32.000
  8. face tonic brigthnening = Rp. 25.000
  9. Total keseluruhan +/- Rp. 224.000
01 Review Larisa Basic skin care
Dari kiri ke kanan (Face Powder, Face Tonic brightnening, acne lotion, cream pagi, dan cream malam)

Daftar harga lengkapnya bisa langsung dicek disini ya websitenya langsung https://www.larissa.co.id/. Biaya konsultasi free (gratis) karena mamang dokter umum yang menanganinya bukan dokter kulit.

Terdapat 4 jenis paket umum yang biasanya untuk pemula yakni; paket tea tree atau grean tea untuk jenis kulit berjerawat, untuk normal dikasih paket yang apple, dan untuk kulit sensitive chamimole.

03 Review Larisa Tea Tree
Paket tea tree (face tonic, facial foam, dan milk cleanser)

Seingatku krim pagi dan malam terdiri dari 3 nomer (1-3), kurang tau juga bagaimana spesifikasinya sehingga dibeda-bedakan seperti itu. Yang pasti krim no 3 ini efeknya kurang bagus dikulit saya, karena sempat ganti krim malam no 3 tapi langsung luka-luka diwajah, akhirnya balik lagi yang kedua.

Cream pagi dan malam ini memiliki masa expired dengan jangka waktu 3 bulan setelah pembelian. Biasanya cream pagi ini hanya bertahan 1-2 bulan (jika rutin menggunakan) sedangkan cream malamnya 3-4 bulan (udah expired dipake aja hahaha)

02 Review Larisa Acne Cream Pagi cream malam
Larissa Acne Day Cream & Night Cream

Gambar diatas adalah cream malam dan cream pagi untuk kulit acne, tapi dokter jarang memberikan ini. Kemungkinan cream ini untuk usia yang tidak muda lagi.

Kelebihan pemakaian produk larisa:

  1. Tidak ada efek samping jika tidak menggunakannya lagi, akan tetapi kulit akan kembali seperti sebelum membeli larissa. Sempat dulu tidak pakai lagi selama beberapa bulan, kulit kembali seperti dulu kusam dan jerawat bermunculan berkala, karena kesal dengan berjerawat akhirnya kembali menggunakan.
  2. Harga yang terbilang murah, tidak semahal skin care lainnya
  3. Produk bisa dibeli di websitenya langsung, tetapi hanya produk umum saja.
  4. Enteng, jadi tidak terlalu bermasalah jika tidak cocok (paling hanya berkomedo dan jerawat bermunculan). NB: kalian harus menghentikannya jika tidak cocok atau dapat berkonsultasi lebih lanjut.

Kekurangan pemakaian produk larisa:

  1. Less for brightness, whitening, and etc karena menurutku produk tidak terlalu berefek hanya untuk mempertahankan kulit
  2. Belum ada di Jakarta
  3. krim malamnya tidak bisa dipakai tidur hanya 2 jam, jika kelewatan malah membuat wajah kusam.
  4. Kream pagi rasanya pahit haha (emang dimakan)

Peringatan aja ya, jangan pernah nyoba membeli produk larissa sendiri tanpa konsultasi dengan dokter karena kalau enggak cocok bisa ngerusak kulit :(. Soalny dulu pernah nyoba-nyoba sendiri membeli facial wash green tea malah membuat hidungku terlihat pembuluh darahnya karena kekeringan dan sampai sekarang enggak bisa sembuh.  Produk larisa sendiri terdiri dari face, hair, dan body products

Sekarang saya memakai produk larissa:

  1. Cream malam no 2: produk yang paling berefek agar wajah tidak kusam tapi ya harus rutin memakainya
  2. Cream pagi no 1: standar ya, kurang bagus untuk wajah berminyak
  3. Facial wash chamomile: aku pakainya satu kali, pagi hari.
  4. Bedak yang natural
  5. Face toner brightness: aku pakainya biasanya selesai mencuci muka sehabis pakai cream malam. Agar wajah keset dan tampak lebih cerah.

Setidaknya larisa ini tidak membuat wajahku memburuk, tapi ya begitu kurang kinclong hahah. Saya tidak memberikan gambar before after pemakaian larisa, karena jujur saja tidak ada perubahan dikulit hanya untuk mempertahankan saja.

Niatnya mau berpindah kosmetik yang dijualan dipasaran, jadi ya tidak perlu menyusahkan orang lain untuk membeli barang-barang larissa, cuman ya agak bingung juga mau. Do you have a recommendation for skin care?

(coba skincare lainnya Marlene )

10 thoughts on “Review Skin Care Larissa

  1. Halo kak.. mau tanya.
    Diatas disebutin kalo kakak pake facial wash 1 kali sehari, yaitu di pagi hari aja.
    Memang aturannya kaya gitu atau suka2 aja?
    Nah trus kalo mau bersihin muka sehabis kegiatan seharian kakak pake apa dong?
    Trus semisal pake make up tuh.. kan kudu double cleansing..
    Itu apa boleh dicampur pake cleanser dari produk drugstore?
    thanks before, dan maafff banyak nanya.

    1. Halo.. iya..
      Ak pribadi kalau pake facial wash cuma sekali aja, biasanya kan dua kali. Karena memang kulitku cenderung kering takut tambah kering kalau pake lebih sekali.
      Kalau mau bersihin muka sehabis kegiatan sehati-hari biasanya pake face tonic brightening aja sih, harusnya pake milk cleanser+face tonic. Dan kalau bersihin muka selesai pake make up berat cukup kok kalau pake milk cleanser+face tonicnya. Tapi ak pribadi suka campur2 produknya ya, tapi produk drugstore yg gak terlalu berat takutnya gak cocok sama produknya larissa.

      Untuk lebih jelasnya ke kliniknya aja, langsung ke dokternya.
      Semoga menjawab yaa 🙂

  2. Hallo saya pengguna produl larissa juga. Saya setuju sama apa yang ditulis disini. Malah saya sudah satu bulan pake produk larissa mukanya nggak ada perubahan 🙁 nggak kinclong hanya sedikit lebih bersih sih.

    Oia untuk pemakaian Face toner brightness itu setelah memakai krim malam tah? Saya malah sebaliknya toner dulu setelah itu krim malam. Apa itu yang membuat wajah saya malah tidak kinclong yaa. 😀

    1. Kalau menurut saya pribadi memang tidak membuat kinclog hehehe. mau itu urutannya toner dulu atau sebaliknya.
      Sepertinya memang tidak ad kandungan untuk memutihkan atau pencerah, cuman cocok untuk mempertahankan kulit dan membuat wajah gak kusem2 amat hehe

  3. Sekedar sharing aja ya kak, saya sih juga udah 2bulan pakek larissa facial juga terus beli produknya juga. Malah kulit saya kusam terus biasanya gak ada jerawat malah jerawat keluar terus, ngelupas pula. Jadi bingung mau lanjut apa nggak? Ada yang ngerasain kayak saya?. Heheh makasih

    1. sebelumnya apakah sudah pernah memakai skin care dokter lainnya?
      kalau iya, takutnya memang sedang breakout.
      atau memang bisa jadi engga cocok, coba dikonsultasikan lagi kedokter larissa. jangan diterus2in.
      Dulu juga ak pernah pake cream malam no 3, terus wajahku luka2 akhirnya bilang sama dokternya dan minta ganti.

  4. Kalau pengalaman saya, facial treatment lumayan bersih jika dibanding dengan budget harga facial, treatment dan produk larissa masih standar dengan hasilnya.
    Kalau treatment aku sering ke klinik larissa langsung dan itu jarang sih, cuma kalau aku sering beli produk larissa di onlineshop https://shopee.co.id/pinkyhomestore
    soalnya kalau beli langsung di gerai larissa luamma banget antriannya
    Selain pakai pembersih dari Larissa, aku juga sering pakai pelembab napca dari nu skin, rekomended banget buat jadiin pelembab yg bisa dipakai setiap hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *